Kontrak kerja model fashion

Pahami Kontrak Kerja Model Fashion Sebelum Memulai

Kontrak kerja merupakan sebuah dokumen penting yang wajib diperhatikan bagi siapa pun yang ingin terjun ke dunia modeling. Mengapa begitu? Karena kontrak adalah kesepakatan yang memuat hak dan kewajiban kedua belah pihak, yaitu kamu sebagai model dan agen atau pihak lain yang mengontrak kamu. Dalam kontrak itu biasanya dijelaskan detail tugas kamu, jenis pekerjaan, berapa waktu yang harus kamu dedikasikan, dan gaji atau kompensasi apa yang akan kamu terima. 

Walaupun dunia modeling terlihat menarik, kamu tetap harus hati-hati. Pastikan kamu tidak ceroboh dan buru-buru menandatangani kontrak sebelum benar-benar mengerti isinya. Butuh pengertian yang baik mengenai apa saja yang tertulis di dalam kontrak agar kedepannya kamu tidak menemui masalah atau merasa dirugikan.

Oleh karena itu, buat kamu yang berminat dan berencana masuk ke dunia modeling, perhatikan dan baca dengan seksama kontrak kerja yang akan kamu tandatangani. Artikel ini akan membahas bagaimana cara kamu bisa memahami kontrak kerja sebagai model fashion.

Check Detail Pekerjaan

Check detail pekerjaan

Memeriksa detail pekerjaan dalam kontrak kerja bukan hanya sebatas membacanya sekilas, tapi benar-benar memahami setiap tugas yang akan menjadi tanggung jawab kamu. Misalnya, kontrak mungkin menyebutkan kamu harus melakukan “foto-foto.” Nah, kamu perlu tahu nih, apakah itu berarti kamu bakal berpose untuk majalah fashion, kampanye iklan online, atau portfolio produk? Setiap jenis pemotretan foto model punya persiapan yang berbeda, waktu yang dihabiskan, dan tingkat eksposur yang berbeda-beda juga.

Selain pemotretan, mungkin dalam kontrak juga disebutkan kamu akan melakukan catwalk. Sekarang, catwalk untuk merek atau perancang busana terkenal bisa jadi sangat berbeda daripada acara fashion lokal yang biasanya. Kamu harus tahu di mana acara itu akan diadakan, kapan waktunya, berapa lama pelatihannya, dan seperti apa ekspektasi yang ditetapkan pada kamu.

Dan kalau ada promosi produk, apa itu artinya? Apakah kamu akan menjadi wajah dari sebuah produk dalam iklan? Atau mungkin harus hadir di event khusus untuk mempresentasikan produk tersebut? Apa saja detailnya termasuk apa saja yang diharapkan dari kamu saat promosi tersebut berlangsung?

Setiap detail ini penting karena bisa mempengaruhi bagaimana kamu menyiapkan diri, baik secara fisik seperti penampilanmu, maupun mental, seperti menyiapkan diri untuk interaksi dengan konsumen atau media.

Jangan Lupa Juga untuk Memeriksa:

  • Apakah ada persyaratan khusus terkait penampilanmu, seperti berat badan, gaya rambut, atau make up?
  • Apakah ada sesi latihan atau persiapan khusus sebelum hari-H?
  • Berapa banyak waktu yang kamu butuhkan untuk persiapan sebelum setiap penampilan?
  • Bagaimana jadwalnya, apakah akan bentrok dengan komitmen lain yang sudah kamu miliki?

Hak dan Kewajiban Model Fashion Harus Jelas

Hak dan kewajiban model fashion

Hak dan kewajibanmu sebagai model, yang dituangkan dalam kontrak, adalah aspek penting yang harus dipahami dengan baik. Contoh hakmu sebagai model adalah menerima gaji tepat waktu, bekerja dalam kondisi yang aman, dan memiliki hak untuk cuti. Disisi lain, kewajiban yang harus kamu lakukan adalah selalu datang tepat waktu untuk pemotretan atau event, menjaga penampilan sesuai standar yang ditetapkan, dan mengikuti aturan yang berlaku.

Pahami gaji yang akan kamu dapatkan dengan baik. Apakah pembayaran dilakukan untuk setiap acara, pembayaran bulanan, atau per proyek? Selanjutnya, keselamatanmu adalah hal yang penting. Pastikan lokasi pemotretan atau event memenuhi standar keamanan. Soal izin, kontrak harus menjelaskan bagaimana prosesnya jika kamu ingin cuti.

Baca Maksud dan Tujuan Pembuatan Kontrak

Baca maksud dan tujuan pembuatan kontrak

Kontrak kerja itu bukan hanya selembar kertas biasa, melainkan perjanjian resmi yang berisi apa saja yang perlu kamu lakukan dan apa yang bisa kamu dapatkan dari pekerjaan itu. Kontrak biasanya dibuat dengan tujuan yang jelas dan ditulis dengan bahasa yang formal, terstruktur, dan tegas. 

Kontrak kerja biasanya mencakup rincian seperti gaji, jadwal kerja, dan deskripsi pekerjaan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kedua belah pihak, yaitu kamu dan majikan, tahu apa yang diharapkan dari masing-masing dan apa yang akan didapatkan. 

Makanya, kenali dan pahami benar maksud dan tujuan tersebut. Jika ada detail tentang gaji yang masih belum jelas, atau jadwal kerja yang masih membingungkan, tanyakan. Memastikan kamu 100% paham dengan kontrak yang bakal kamu tandatangani nggak hanya penting untuk mencegah kesalahpahaman di kemudian hari, tapi juga bisa membuat kamu merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan pekerjaan.

Check Identitas Pihak-Pihak yang Terlibat

Kontrak kerja biasanya melibatkan dua belah pihak atau lebih tergantung dari kondisi. Sebagai bagian dari prosesnya, ceklah nama, alamat, kontak telepon, email, dan informasi detil lainnya dari agen atau perusahaan yang mengontrak kamu. Mundur sedikit, bila tersirat adanya pihak ketiga dalam kontrak tersebut, pastikan juga kamu memahaminya, hal ini mungkin terjadi, misalnya, dalam situasi di mana agenmu bekerja sebagai perantara antara kamu dan perusahaan.

Ini penting karena memastikan identitas pihak yang terlibat dalam kontrak itu sama dengan dengan apa yang kamu ketahui bisa mempengaruhi keputusan kamu. Jika ada perbedaan, jangan ragu untuk menanyakan. Selain itu, pastikan kamu juga memiliki detail kontak semua pihak yang terlibat. Informasi ini penting jika kamu perlu mengklarifikasi sesuatu tentang kontrak atau jika ada masalah lain yang mungkin muncul di kemudian hari.

Lihat Jangka Waktu Kerja atau Jadwal

Bagian mengenai durasi dan jadwal kerja dalam kontrakmu penting sekali untuk diperhatikan. Kontrak kerja yang baik dan jelas akan menyatakan secara spesifik berapa lama kamu diharapkan untuk bekerja serta jadwal kerjamu. Pengaturan ini tidak hanya memberi kejelasan mengenai kapan kamu harus mulai dan selesai bekerja tetapi juga menghindarkan kamu dari situasi bekerja tanpa batas waktu yang jelas. 

Durasi kerja bisa beragam, mulai dari kontrak jangka pendek, kontrak untuk proyek tertentu, hingga kontrak jangka panjang. Penentuan ini penting karena berkaitan langsung dengan keamanan pekerjaan, ekspektasi kinerja, dan potensi perkembangan karier kamu.

Jangan Lupa Minta Salinan Kontrak Kerja

Setelah menandatangani kontrak, langkah selanjutnya yang tidak boleh dilupakan adalah meminta salinan atau fotokopi dari dokumen tersebut. Ini sangat penting, sebab memiliki salinan kontrak berarti kamu memegang bukti fisik dari semua kesepakatan yang telah dibuat. 

Bukan hanya sebagai referensi untuk masa datang, salinan kontrak juga berfungsi sebagai sarana untuk melindungi hak-hakmu sebagai pekerja. Jika ada ketidaksesuaian atau perselisihan di kemudian hari, kamu dapat menggunakan salinan kontrak tersebut sebagai dasar untuk membuktikan poin-poin yang telah disepakati.

Pahami Kontrak Kerja Model Fashion

Itulah beberapa poin penting yang harus kamu perhatikan dalam kontrak kerja sebagai model fashion. Memang, pada awal karirmu, tidak semua perusahaan mungkin akan memberikan kontrak kerja tertulis, karena biasanya hanya perusahaan besar yang memahami pentingnya dokumen ini. 

Namun, jangan biarkan hal itu menghalangi kamu. Catatlah semua kesepakatan penting antara kamu dan brand secara mandiri. Jika kamu merasa kebingungan tentang bagaimana memulai, pertimbangkan untuk mengikuti kursus di Sekolah Modeling. Kursus ini sangat menarik karena disajikan dalam format video online yang memungkinkan kamu untuk belajar dari mana saja dan kapan saja.

Leave a Comment