Cara Memilih Job Modeling yang Tepat buat Kamu

Salah satu industri yang sedang naik daun dan tidak pernah kalah pamor adalah industri model. Kini, modeling tidak lagi sekedar berpose di depan kamera atau berjalan di catwalk. Industri modeling saat ini lebih universal, dimana setiap orang bisa memiliki kesempatan untuk menjadi seorang model.

Jika kamu baru memulai karir menjadi model, kamu mungkin akan merasa kebingungan dalam memilih job modeling yang cocok untuk kamu. Ada banyak jenis job modeling mulai dari fashion show, editorial, komersial, sampai model promosi dan lain sebagainya yang bisa kamu pelajari dan pertimbangkan. Setiap jenis job modeling ini memiliki tantangan dan kelebihan masing-masing. Misalnya, jika kamu memutuskan untuk menjadi model runway, kamu harus siap dengan latihan catwalk yang intens dan keahlian berpose yang baik. Sedangkan menjadi model iklan dapat memerlukan keahlian akting dan kemampuan untuk “menjual” produk. Artikel kali ini akan membahas secara lengkap cara memilih job modeling yang tepat buat kamu.

Sekilas Tentang Dunia Fashion

Sekilas tentang dunia fashion

Industri fashion dan modeling di Indonesia awalnya dipengaruhi oleh budaya lokal dan tradisi etnik yang beragam. Dari batik, tenun hingga kebaya, perancang busana di Indonesia telah menggabungkan elemen budaya lokal yang kaya ke dalam kreasi-kreasi mereka. Dalam beberapa tahun terakhir, fashion Indonesia juga mulai terpengaruh oleh gaya modern, tren mode global, dan desain dari luar negeri.

Berbagai desainer lokal tampil di panggung internasional, membawa karya seni mereka ke berbagai perhelatan seperti jajaran fashion show serta kompetisi internasional. Beberapa desainer handal seperti Ivan Gunawan berhasil memperkenalkan bakat dan kreativitas Indonesia di mata dunia.

Tak terpisahkan dari dunia fashion, industri modeling di Indonesia juga telah berkembang pesat. Beberapa agensi modeling terkemuka di Indonesia telah melahirkan model-model dengan prestasi di tingkat internasional dan membawa nama bangsa di arena internasional, seperti Bunga Jelitha dan Cinta Laura Kiehl. Industri ini semakin dibuka peluang untuk para model muda berbakat.

Macam-Macam Job Modeling

Dalam dunia modeling, terdapat berbagai jenis pekerjaan yang bisa kamu pilih, masing-masing dengan tantangannya tersendiri. Ada model fashion show, model katalog, model iklan, dan sebagainya. Berikut penjelasan secara detail dari masing-masing kategori:

1. Model Fashion Show

Job model fashion show

Fashion show adalah sebuah acara yang diselenggarakan oleh perancang busana atau merek fashion dengan tujuan untuk memamerkan kreasi fashion terbaru mereka. Acara ini biasanya melibatkan model yang berjalan di atas catwalk atau panggung, sambil memakai pakaian, aksesoris dan sepatu yang dirancang oleh perancang atau merek fashion tersebut.

Model memainkan peran penting dalam fashion show. Tugas utama kamu jika menjadi model fashion show adalah mempertunjukkan pakaian kepada para penonton, yang bisa jadi terdiri dari pembeli busana, jurnalis mode, dan publik umum. Model harus berjalan dan berpose dengan cara tertentu untuk memperlihatkan fitur dan detail pakaian dengan sebaik-baiknya.

2. Model Katalog

Job model katalog

Model katalog memegang peran penting dalam industri model komersial. Kamu diajak bekerjasama untuk mempromosikan dan memamerkan berbagai jenis produk. Serangkaian merek atau brand bekerja sama dengan model katalog ini, mulai dari pakaian, aksesoris, kosmetik, hingga barang-barang rumah tangga dan lifestyle. 

Dengan wajah dan tubuh yang ideal, serta kemampuan berpose yang baik, model katalog akan meramaikan halaman belanja bersama dengan produk yang ditampilkan. Hal ini memungkinkan brand untuk menunjukkan bagaimana produk mereka akan terlihat ketika digunakan atau dikonsumsi sehari-hari.

3. Model Iklan

Job model iklan

Apakah kamu pernah menonton televisi dan penasaran kira-kira siapa sih yang memperagakan iklan-iklan di televisi tersebut? Mereka adalah model iklan. Seorang model iklan tidak hanya berpose di depan kamera saja, tetapi mereka harus mampu mengatur diri agar bisa menunjukkan produk atau layanan tersebut.

Untuk iklan televisi atau video online, model harus mampu berakting dan menunjukkan ekspresi melalui gerakan. Dalam iklan radio, model harus bisa menunjukkan emosi melalui suara mereka. Dalam setiap media ini, tujuan utamanya adalah untuk menangkap esensi produk atau layanan dan mengkomunikasikannya kepada konsumen secara efektif. Model iklan menjadi penghubung penting antara brand dan konsumen, membantu mengekspresikan identitas brand dan meningkatkan kesadaran serta penjualan produk.

4. Model Body-Part

Job model body part

Dalam industri modeling, ada spesialisasi tertentu yang fokus pada sebagian tubuh, seperti tangan atau kaki, ini dikenal sebagai model body-part. Dalam bidang ini, bagian tubuh tertentu memiliki peran penting dan sering kali menjadi fokus utama dalam foto atau video. 

Kriteria untuk model body-part biasanya sangat spesifik, tergantung pada kebutuhan brand. Misalnya, model tangan mungkin perlu memiliki tangan yang terawat,  dengan tulang dan rahang yang jelas, sementara model kaki biasanya dituntut memiliki kaki yang panjang, berbentuk indah, dan bebas dari bekas luka atau tato.

Model body-part sering kali digunakan dalam iklan perhiasan, kosmetik, atau produk kecantikan lainnya. Dalam iklan perhiasan, contohnya, model tangan mungkin dituntut untuk memamerkan cincin atau gelang, sementara model leher dan telinga dapat digunakan untuk memajang kalung atau anting. 

Cara Memilih Job Modeling yang Pas untuk Kamu

Sebagai model pemula, kita harus berhati-hati untuk memilih mana job yang cocok untuk kita. Job yang kita pilih juga bisa mempengaruhi portofolio kita sebagai seorang model, maka penting untuk memilah-milah mana job yang tepat. Untuk menentukan job modeling yang paling cocok, pertimbangkan beberapa hal berikut ini:

1. Buat Daftar Mana yang Paling Menarik Buatmu

Membuat daftar tentang apa yang paling menarik untukmu adalah langkah penting dalam mengejar karier atau hobi. Daftar ini bisa membantu fokus pada hal-hal yang benar-benar penting dan memberikan panduan tentang langkah apa yang harus diambil selanjutnya. 

Sebagai contoh, jika kamu tertarik dalam bidang modeling, buatlah daftar jenis pekerjaan modeling yang menarik perhatianmu. Mungkin kamu lebih suka menjadi model runway pada fashion show karena kamu merasa memiliki tubuh yang tinggi dan sangat cocok untuk memperagakan baju yang dibuat oleh fashion designer. Atau mungkin kamu lebih tertarik menjadi model komersial atau katalog, karena kamu memiliki struktur wajah yang unik yang bisa memperagakan produk-produk katalog.

2. Pahami Detail Pekerjaan

Setelah memutuskan tentang jenis pekerjaan atau hobi yang paling menarik bagi kamu, maka langkah selanjutnya adalah memahami detail pekerjaan tersebut. Mengetahui secara mendalam tentang apa yang dibutuhkan dalam bidang yang kamu minati akan membantumu untuk meraih kesuksesan.

Sebagai contoh, jika kamu tertarik menjadi model fashion show, maka kamu perlu memahami dan belajar banyak hal tentang catwalk. Ini bukan hanya tentang berjalan maju dan mundur, tetapi tentang bagaimana kamu dapat mempresentasikan pakaian yang kamu kenakan, bagaimana kamu bia menjaga postur tubuh dan ekspresi wajah kamu selaras dengan tema yang ditetapkan. Di sisi lain, jika kamu lebih tertarik untuk menjadi model iklan atau katalog, maka kamu harus menguasai ekspresi wajah dan bahasa tubuh yang berbeda.

3. Ketahui Kemampuanmu

Memang benar, tidak ada satu individu pun yang lahir dengan kesempurnaan. Manusia secara alamiah memiliki kekuatan dan kelemahan. Hal yang sama berlaku untuk karir dalam bidang modeling. Fokuslah pada keunikan yang kamu miliki dan bagaimana kamu dapat memaksimalkan potensimu. Membedah setiap kekuatan dan kelemahanmu dengan detail dan objektif akan membantu kamu menentukan jenis karir modeling yang paling cocok. 

4. Benefit Job yang Kamu Pilih

Bila kamu jago memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan dirimu sebagai model, kemungkinan besar kamu akan mendapat banyak tawaran kerja. Namun, perlu diingat, jangan cuma kejar uang. Di awal karir modeling, kamu harus lebih fokus untuk isi portofolio kamu.

Ini benar banget di dunia modeling. Dengan menerima berbagai macam tawaran kerja, portofolio kamu akan kaya dengan banyak foto dan pengalaman. Ini bakal menunjukkan pada orang-orang yang mungkin mau kerja sama dengan kamu, bahwa kamu itu model yang profesional.

Jangan Lupa Perluas Relasimu

Memperluas jaringan relasi merupakan salah satu aspek kunci dalam memperluas karir modeling. Jangan ragu untuk berkenalan dan membangun hubungan baik dengan semua orang yang terlibat dalam project modeling. Mereka bisa membuka peluang kerjasama di masa depan. 

Misalkan, fotografer yang kamu temui mungkin tertarik untuk mengajakmu dalam proyek lain. Desainer yang bekerja denganmu mungkin akan ingat bakat dan profesionalismemu saat memiliki proyek baru. Model lainnya mungkin bisa memberikan saran atau membuka jalur ke agen atau tawaran kerja lainnya.

Demikian beberapa rekomendasi yang bisa kami berikan tentang cara memilih pekerjaan modeling yang tepat untuk kamu. Jika kamu merasa informasi ini bermanfaat dan ingin belajar lebih banyak tentang industri modeling, jangan ragu untuk membaca artikel lainnya di website Sekolah Modeling. Kami juga menawarkan kursus untuk para model yang sedang membangun karirnya, yang pastinya akan sangat membantu dalam mempersiapkan diri pada industri ini.

Leave a Comment